Fenomena Ledakan Posting

Maret 13, 2008

Saya sebagai salah satu dari sekian banyak pembaca setia blognya si Meity, saya telah melakukan sedikit analisis. Sengaja saya lakukan, sekedar untuk membuktikan statement saya pada postingan saya yang terakhir. Sebagai sample yang cukup valid, saya ambil data-data dari http://livingyourdream.multiply.com/journal, dimana Meity secara rutin mengupdate blognya. Sedangkan, rentang waktu yang diambil adalah dari Mei 2007 hingga Maret 2008. Jangka waktu yang hampir mencapai satu tahun ini dianggap tepat untuk mendapatkan gambaran secara keseluruhan.

Pendekatan analitik dilakukan secara sederhana, yakni dengan menghitung jumlah postingan per bulan, sehingga kurang lebih dapat dilihat progress yang terjadi dalam kurun waktu 10 bulan. Hasil analisa dapat dilihat dalam figur dibawah ini.

 

Photobucket

 

Jumlah posting terlihat stabil pada 5 bulan pertama, dengan nilai posting rata-rata sebanyak 2.4 posting per bulan (ppb). Namun, terlihat jelas terjadinya fenomena yang saya beri istilah ‘ledakan posting’ 3 bulan berikutnya.

Jumlah posting pada bulan Oktober, November dan Desember mencapai angka rata-rata sebesar 23.67 ppb. Ini menandakan, dalam 3 bulan, kenaikan mencapai 886.25% – jika dibandingkan dengan angka pada 5 bulan sebelumnya. Bahkan, untuk kenaikan di bulan September-Oktober sendiri, kenaikannya mencapai 1200%. Sebuah angka yang fantastis.

Sementara itu, penurunan signifikan juga terasa pada bulan Januari, Februari dan Maret. Jumlah posting berkurang hingga mencapai 4.3 ppb, atau mengalami penurunan sebesar 450,46%. Nilai ini kembali stabil seperti sediakala, menandakan tingkat kestabilan yang seharusnya – berada pada level dengan rata-rata posting sebesar 3.35 ppb.

Lalu apa yang terjadi? Mengapa fenomena ‘ledakan posting’ ini terjadi? Jawabannya simpel, dan sebenarnya sudah saya jawab pada postingan saya sebelumnya. Swedia.

Tiga bulan berturut-turut dengan angka 23.67 ppb dihabiskan Meity di suatu tempat terpencil bernama Torsby, Swedia. Jauh dari interaksi teman-teman, bahkan dunia. Otomatis, laptop menjadi kawan baiknya (Supelli, Addict dengan Internet?, WordPress, 2008). Dan Interaksi alternatif yang dia pilih adalah media blog. Dimana ia bisa bersosialisasi dengan dunia yang ia inginkan. Persis pada saat inilah, terjadi fenomena ‘ledakan posting’.

Dan begitu Swedia ditinggalkan, Januari tepatnya, Meity menghabiskan waktu bersama teman-teman di Frankfurt, kalau tidak salah. Penurunan posting yang terjadi pun didasarkan pada alasan yang sama, karena media interaksinya telah beralih. Sama-sama interaksi sosial, namun berubah kedalam bentuk yang less-virtual.

Jadi demikianlah analisis singkat ini saya buat, terbukti bahwa kita semua ini makhluk sosial. Selalu membutuhkan interaksi. Karena seperti saya sudah bilang, kita ini manusia. Bukan eceng gondok. Yes?

Pesan singkat untuk Amey:

Well Mey, numbers always reveal the truth. Jadi, masih mau berkelit bahwa Swedia bukan tempat solitude Anda? Hehe.

-K-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: