terlarang atau dilarang?

Maret 13, 2008

Oke.

Sebelum saya memulai terlalu jauh, lalu anda nanti protes karena kecewa atas apa yang anda baca. Jadi sebaiknya saya kasih clue dulu ini postingan intinya apa:

(agak cheesy tapi gak berhasil nemuin kalimat lain yang bisa lebih menjelaskan)

Cinta yang dilarang eh terlarang aah..membingungkan.

(oke, kalau ada yang mau berenti baca, lebih baik dimulai dari sekarang, karena situasi diprediksikan akan memburuk setelah ini)

Saya mau curhat egois (jadi isi curhatan ini tidak diwakili suara si Kemal alias ini adalah salah satu postingan egois saya). Apakah yang menjadi masalah saya kali ini?

Have you ever been in a situation where someone love you but it is just impossible? (The timing is wrong, the place is wrong, everything is just wrong, in the worse case scenario; the person is wrong.)

Sense saya dalam bercerita tampaknya makin buruk setelah lahirnya postingan ini *sigh. Ja wel, kali ini saya sedang berada di situasi itu. Intinya saya menganggap apa yang terjadi sekarang itu adalah satu hal yang terlarang. Sampai pada satu saat, orang yang bersangkutan bertanya dengan menggunakan nada sebaik mungkin sehingga mengakibatkan pertanyaan nya masuk ke kepala saya dan stuck selama satu minggu terakhir ini (Mal,,udah sense apa yang mau saya bicarakan nanti?)

Ah, ini lagi. Buat saya penasaran aja. Janji cerita!

“Oh, gitu ya? Terlarang apa Dilarang … ?”

Well, saya sekarang harus tanya sama kalian semua, apa perbedaan terlarang dan dilarang?

Saya butuh waktu cukup lama untuk berpikir, apa bedanya cinta yang terlarang dengan cinta yang dilarang. Apa yang salah dengan kedua kondisi itu?

Bagaimana kalau diberikan sebuah keadaan seperti di bawah ini:

Ada seseorang yang telah menjadi milik orang lain, yang mana saya percaya dia sangat pantas dan tidak berhak disakiti dari sisi manapun. Lalu orang yang telah menjadi milik orang lain itu menyatakan bahwa dia, jatuh cinta pada anda. Di mana anda merasa bahwa apa yang terjadi (regardless your feeling, because we do not know if you are feeling the same or not) adalah terlarang. Di mana semua yang terjadi adalah tidak benar, dan sangat berbahaya. Di mana apapun perasaan yang anda miliki, entah sama atau tidak, anda tetap merasakan perasaan bersalah dan merasa menyakiti orang lain?

well, what do you think about that situation? What will you do?

or shall I say…

“what should I do?”

ps. please keep in mind that the situation is where I do not want to avoid this person who loves me, because I do enjoy to hang around him and I do appreciate whatever it is that we both have. I think I might also love him, but just not in a romantic terms of feeling.

WHAT DO I HAVE TO DO?!?

groetjes,

meity.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: