kebodohan merajalela

April 30, 2008

Lokasi: Paris van Java alias PvJ – depan toko Adidas

Pemeran: Meity dan Nana, beserta anak nongkrong PvJ

Waktu: 29 April 2008 – 18.00 wib

Saat itu, dua orang sahabat sedang sibuk mencari sebuah kado yang akan dipersembahkan kepada sang sahabat yang kebetulan pada hari itu juga sedang merayakan hari ulangtahun ke-21.. Sang sahabat yang berulang tahun, bernama Amal, sedang mengikuti cursus di Goethe institut pada hari itu, Meity dan Nana pun berkeliling kota mencari kado.

Toko pertama adalah Adidas, karena Amal sempat mengutarakan keinginan secara implisit bahwa dia menginginkan sebuah jacket berwarna merah bergaris biru dengan label si tiga garis di dada. Lalu berjalanlah Meity dan Nana menuju Adidas, di depan toko.. ada segerombolan laki-laki dan perempuan sedang duduk-duduk nongkrong. Meity merasa mengenal salah satu-nya, dengan kepala yang berputar-putar karena demam dan hidung yang tidak bekerja sama, Meity pun berusaha mengenali sang lelaki yang tatapan matanya telah terkunci dengan pandangannya.

*BRAK!*

dan Meity pun menabrak sebuah pintu kaca saat sedang berniat membalas senyuman si laki-laki tidak dikenal tapi tampak akrab itu.

*Nana langsung masuk toko, pura-pura gak kenal sama Meity*

dan Meity pun menanggung malu.

Sial.

2 Tanggapan to “kebodohan merajalela”

  1. willy Says:

    hihihihihihi….

    no coment…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: