Oh, what a life!

Juni 17, 2008

dan begitu saja, saya kini terdampar di salah satu hotel di DI Jogjakarta.

Entah apa yang saya pikirkan setahun yang lalu, mana saya tau kalau saya akhirnya akan menghabiskan setengah tahun dari study saya di negara tercinta ini. Mana saya tau kalau akhirnya saya menyerah juga pada keadaan tapi lalu bergelut kembali hanya untuk bertahan. Iya, hanya untuk bertahan. Bernapas. Hidup.

Bukan hanya saya, saya yakin rekan saya yang mulai melupakan kegiatan blogging-nya (dibaca: KEMAL SUPELLI) pun begitu. Mana ia pernah bayangkan kalau akhirnya, walaupun study Master-nya sebenarnya berlokasi di Hamburg sana tapi ia tetap menghabiskan hampir separuh waktunya di Amsterdam. hahaha.

Atau mungkin abang Willy, apakah dia pernah membayangkan keadaan sekarang ini akan terjadi padanya? Mengajukan pemberhentian dari pekerjaannya di Jakarta, pindah ke Bandung, menjadi wiraswasta dan kembali bersama teman-teman. Belum ditambah keadaan asmara-nya yang masih bergejolak gonjang ganjing kanan kiri. hahaha.

Hidup kadang memang mempermainkan kita sebegitu rupa, keterlaluan memang tapi toch kita tidak bisa protes.. kalaupun iya kita mau protes, lalu protes sama siapa?

Sekarang saya bekerja sebagai seorang internee di sebuah perusahaan multinasional yang berakar di Belanda sana. Lagi-lagi, sudah jauh saya berusaha menuntaskan study saya di negeri kincir itu – malah pulang ke tanah air, sudah pulang ke tanah air.. malah kerja di perusahaan milik belanda. HAH. hidup masih saja mempermainkan saya. Membuang saya kesana kemari, memindahkan saya sesuka hati.

Tapi satu hal yang paling saya suka adalah ketika saya dipertemukan dengan orang-orang baru, lingkungan yang baru, bisa dikatakan… kehidupan yang baru.

Walaupun kadang saya merasa diri saya kuat (atau mungkin sok kuat) tidak jarang saya berharap saya diberikan sebuah hidup yang sama sekali baru dan fresh. Tidak berkaitan dengan masa lalu, tidak berkaitan dengan siapapun dari masa lalu. Tapi ternyata susah, kenyataannya… salah satu rekan kerja saya ternyata berasal dari Amsterdam (yang mana adalah teman dari pacarnya bung Kemal) AH.. dunia sempit!

Kata abang Willy, kita hanya memerlukan 2 orang saja untuk dapat mengenal hampir semua orang yang ada di muka bumi ini (yang udah di dalam perut bumi ga usah diitung ya, repot). Itu sama dengan prinsip yang digunakan di social bookmarking seperti Friendster, Facebook, dll. Kalau kita kenal si A dan si B, konon kita akan mengenal si C dan si D yang menghubungkan kita kepada si E dan si F. Dan begitu pun selanjutnya..

Masih di kamar 239, sendirian di atas kasur berselimut cokelat, memanfaatkan fasilitas internet gratis dari hotel (yang juga adalah fasilitas dari kantor) saya termenung. Hidup memang penuh kejutan, siapa tau.. entah itu esok ataupun lusa, saya sudah kembali ke negara kincir dan melakukan rutinitas saya kembali. Kembali menjadi biasa. Kembali menjadi membosankan. Kembali kosong akan kejutan.

Hidup memang tak pasti, its a wheel within a wheel. Perputaran yang tidak bisa dihitung hanya oleh logika. Lagi-lagi, siapa sangka saya akan kembali ke kota gudeg ini, atas perintah atasan di kantor, lalu saya duduk di kamar dan malah menulis blog ini. Menumpahkan begitu banyak semangat atas semua draft yang telah lama dibiarkan, ah biarlah draft-draft itu tetap disana, sampai mungkin nanti perputaran nasib membuat mereka berada di tempat layak. Entah itu masuk front page, entah itu justru masuk tempat sampah. Ide yang tersia-siakan, curahan hati yang belum tersampaikan..

Maka itu, begitu memasuki kamar sepulang dari Lucifer (celebrating Raymond’s graduation) saya hanya bisa menggelengkan kepala sambil berbisik pada hati kecil saya..

“Oh..What a life..”

Satu Tanggapan to “Oh, what a life!”

  1. willy Says:

    what a wonderfull world…

    just like jamie cullum said..keep singing in the rain mey…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: